MENGENAL PENYAKIT NYASARGRAHA DAN PEMAHAMAN RUWATAN

Alloh menyempurnakan ciptaan-Nya “manusia” dengan akal pikiran!. Haruskah manusia menyerah pada persoalan yang dihadapinya ? Tidak! Manusia tidak boleh menyerah menghadapi segala persoalan, karena manusia telah dilengkapi oleh Alloh swt dengan akal dan al-qur’an.

Hadapilah segala persoalan yang datang, baik persoalan ghaib maupun persoalan dohir, gunakan akal pikiran anda ~ manfaatkan al-qur’an anda.

Penyakit ! Adalah persoalan manusia yang menyangkut persoalan ghaib dan persoalan dohir, tidak semua orang bisa mengatasinya sehingga terciptalah orang-orang pinter seperti para dokter, pisikater, tabib, dan lain sebagainya guna membantu persoalan penyakit yang mendatangi manusia.

Menurut pemahaman yang dimiliki Juruadat Siska, bahwa yang disebut penyakit adalah : mahluk hidup yang bersemayam pada manusia, atau bersemayam pada binatang, atau bersemayam pada tanaman dan sebagainya, bersifat merusak kehidupan yang disemayaminya

Berdasarkan pemahaman tersebut diatas, Juruadat Siska mengkelompokan penyakit menjadi dua kelompok :

  1. Penyakit dohir, yaitu penyakit yang disebabkan oleh mahluk yang bisa dilihat oleh mata dohir melalui alat bantu, seperti : kuman, bakteri, virus dan sebagainya. Penyakit ini disebut penyakit medis/kedokteran. >>> Penyakit medis/kedokteran tidak merusak kehidupan alam ghaib, kecuali kehidupan alam dohir.
  1. Penyakit ghaib, yaitu penyakit yang disebabkan oleh mahluk yang tidak bisa dilihat oleh kasad mata, seperti : Iblis, gondoruwa, buto ijo dan sejenisnya. Penyakit ini disebut penyakit nyasargraha atau penyakit non medis.

Disebut penyakit nyasargraha karena didalam orang itu terdapat sasaran kekuatan gaib  negatif.

Penyakit nyasargraha bisa merusak kehidupan alam ghaib seperti sulit mendapatkan jodoh, jalan rizki tertutup, menjadi gila dan sebagainya, bisa juga menyerang kehidupan dohir seperti perut busung, gatal-gatal, badan terasa sakit-sakit dan sebaginya.

Penyakit nyasargraha tidak mau bersemayam pada binatang atau pada tanaman, kecuali bersemayam pada manusia.

Penyakit nyasargraha tidak bisa disembuhkan secara medis, dan terjadi oleh karena banyak hal diantaranya adalah : Pernah menyakiti orang sehingga balasannya mendapat kutukan, pernah bernadzar atau berjanji tidak dilaksanakan, pernah melakukan kesalahan besar dalam hal agama, pernah melakukan perbuatan yang merugikan orang banyak, salah mempelajari ilmu ghaib karena belajar tanpa guru atau tidak ada yang membimbingnya, dll.

Wujud penyakit nyasargraha berdasarkan pengalaman-pengalaman yang kami tangani adalah sbb :

  • Sulit mendapatkan jodoh.
  • Terkena sawan sehingga sulit mendapatkan keturunan.
  • Rumah tangga selalu ribut, tidak harmonis
  • Banyak mengalami musibah.
  • Selalu mengalami kegagalan.
  • Sering diganggu mahluk halus.
  • Sering disakiti, dibenci, dimusuhi tanpa sebab kesalahan yang jelas.
  • Penyakit menahun tidak sembuh-sembuh.
  • Sakit gila, stres, delag-deleg.

Bila didalam keluarga saudara ada yang terkena penyakit nyasargraha seperti tersebut di atas, cobalah menghubungi Juruadat Siska melalui email : Syareatdoa@gmail.com untuk mendapatkan bantuan pertolongan, jelaskan permasalahan yang saudara hadapi, siapa tau berjodoh sehingga Alloh memberkati kesungguh-sungguhan usaha Bapak/Ibu sebagai keluarga si sakit.

Bentuk Bantuan.

Bentuk bantuan yang diberikan Juruadat Siska, berbentuk saran-saran atau petunjuk-petunjuk, biasanya disarankan untuk mengamalkan  doa surat al-ihlas, insya Alloh bisa tuntas.

Pemahaman Ruwatan.

Biasanya orang selalu berfikiran negatif dengan mendengar istilah Ruwatan, mudah-mudahan dengan penjelasan ini tidak ada lagi pikiran negatif terhadap istilah ruwatan. Berdasarkan pemahaman yang dimiliki Juruadat Siska atas pemberitahuan Kanjeng Gusti Sunan Gunung Jati di kerajaan alam ghaib Ruwatan adalah tata cara mengajukan permohonan kepada Alloh swt yang dilaksanakan secara bersungguh-sungguh untuk mendapatkan campur tangan kekuatan alam ghaib, atau sebagai usaha memetuk kekuatan alam ghaib agar mengikuti keinginannya. Contoh :

  1. Si A sulit mendapatkan jodoh dikarenakan didalam dirinya diduduki pengaruh kekuatan ghaib negatif. Setelah diruwat (pengaruh kekuatan ghaib negatif yang ada didalam diri A dipetuk atau diminta keluar dari dalam diri A), akhirnya Si A bisa mendapatkan jodoh (laku kawin).
  2. Pasangan Si Ganteng dan Si Manis sudah lama menikah tetapi belum mendapatkan momongan, padahal menurut hasil pemeriksaan ilmu kedokteran keduanya termasuk subur, setelah konsultasi dengan Juruadat Siska ternyata penyebabnya karena pernikahan mereka terkena sawan sehingga perlu diadakan upacara ruwatan. Puji syukur alhamdulillah setelah diadakan ruwatan (pengaruh kekuatan ghaib negatif yang disebut sawan dipetuk atau diminta keluar dari ikatan pernikahan mereka), akhirnya dalam waktu dekat mereka mendapatkan momongan.
  3. Pasangan Si Mas dan Si Neng sudah lama menikah tetapi kondisi rumah tangganya selalu dihiasi dengan keributan, atau selalu mendapatkan musibah, atau selalu mengalami kegagalan, atau sering diganggu mahluk halus, atau sering disakiti – dibenci – dimusuhi tanpa sebab kesalahan yang jelas. Kasus-kasus seperti ini penyebabnya cukup banyak, diantaranya :
  • Bisa jadi karena dikerjain oleh kekuatan ghaib negatif yang dikirim oleh orang tertentu yang tidak menyukai mereka.
  • Bisa jadi karena menempati rumah yang berpenghuni mahluk ghaib negatif, sehingga para mahluk ghaib negatif ini merasa terganggu oleh mereka.
  • Bisa jadi karena kekuatan ghaib Si Mas dan Si Neng belum mendapatkan kesepakatan dan lain sebagainya.

Puji syukur alhamdulillah setelah dikontrol oleh Juruadat Siska dan diadakan ruwatan kondisinya berubah menjadi baik.

  1. Si B menderita penyakit non medis tidak sembuh-sembuh dikarenakan didalam dirinya diduduki kekuatan ghaib negatip sehingga apa yang sedang terjadi tidak terditeksi oleh alat medis. Setelah diruwat (pengaruh kekuatan ghaib negatip yang ada didalam diri B dipetuk atau diminta keluar dari dalam diri B), akhirnya Si B bisa mendapatkan kesembuhan.
  2. Si C sejak lahir sampai besar tidak mengalami sakit jiwa, tetapi tiba-tiba menjadi gila, stress, delag-deleg, hal ini bisa disebabkan oleh banyak hal :
  • Bisa jadi karena tekanan jiwa, maka penanganannya harus ditangani oleh fisicater.
  • Bisa jadi karena obat-obatan yang efeknya mengganggu syaraf, maka penanganannya harus ditangani oleh kedokteran.
  • Bisa jadi karena gangguan kekuatan ghaib negatif, maka penangananya harus diruwat oleh Juruadat Siska.

Ruwatan sudah diajarkan sejak jaman dulu sebelum adanya agama Islam, sehingga bisa dimanfaatkan oleh semua agama dan semua orang diseluruh dunia. Bagi umat Islam di Indonesia ruwatan diajarkan oleh walisanga jawadwipa, untuk maksud tujuan mengatasi permasalahan manusia yang berkaitan dengan campur tangan kekuatan alam ghaib, tata cara pelaksanaannya oleh wali sanga jawadwipa disesuaikan dengan ajaran rasululloh saw, dan oleh kanjeng Gusti Sunan Gunung jati dikatakan bahwa ruwatan hanya bisa diwakili oleh orang-orang yang memiliki karomat dan telah mewarisi pengetahuan ruwatan/meruwat.

Sejarah mewarisi pengetahuan ruwatan.

Juruadat Siska mewarisi Pengetahuan ruwatan pada bulan September 1985, diterima langsung dari kerajaan walisanga jawadwipa di alam ghaib, dan oleh kanjeng gusti sunan gunung jati pemahamannya dijelaskan kembali pada tahun 2007.

Untuk memahami lebih dalam tentang kejadian Juruadat Siska mewarisi pengetahuan ruwatan bisa dilihat didalam website ini File 1 Bab Biography Juruadat Siska kejadian tahun 1985, dan file 2 tentang campur tangan kekuatan alam ghaib kejadian tahun 2007.

Terima kasih
Admin
Email : Syareatdoa@gmail.com
HP 085224525553